Bukan Alasan Milenial Gaji Rp4 Juta Tidak Bisa Punya Rumah, Ini Caranya

Rumah tinggal sebagai salah satu kebutuhan pokok sebisa mungkin perlu kita dimiliki. Kenapa apa? Beberapa pertimbangannya karena rumah sebagai investasi, kemungkinan kecil harga akan turun, malah sebaliknya akan semakin mahal. Oleh karenanya jika lambat maka kita akan semakin berat atau sulit untuk memilikinya. Ini peringatan bagi milenial, kini saatnya Anda segera memiliki rumah.

Bisakah kaum milenial dengan penghasilan Rp4 juta per bulan memiliki rumah?

Jangan khawatir, kini pemerintah membuka kesempatan kaum milenial bisa memiliki rumah dengan cara membeli rumah subsidi. Pemerintah menyediakan kepemilikan rumah subsidi ini melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Bagaimana caranya? Berikut penjelasan pihak pemerintah melalui pejabat yang terkait seperti dilansir kompas.com, Anda bisa menyimaknya.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR Budi Hartono mengatakan, pemerintah menyediakan program FLPP itu sebagai usaha meningkatkan daya beli masyarakat di semua kelompok umur, termasuk kalangan milenial.

“Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan yang masih baru bekerja itu penghasilannya terbatas sehingga untuk mencicil rumah dengan bunga normal di bank itu berat. Makanya pemerintah meningkatkan daya beli mereka dengan fasilitas ini (FLPP),” ujar Budi Hartono saat ditemui di Jakarta, Senin (4/3/2019).

Budi menjelaskan beberapa syarat untuk bisa mendapatkan FLPP, di antaranya belum mempunyai rumah, gaji pokok maksimal Rp 4 juta, dan melengkapai syarat administrasi, seperti KTP dan NPWP.

“Kalau milenial masih bisa ya. Sangat mudah,” imbuhnya. Cara mendapatkan rumah melalui fasilitas FLPP, kata Budi, mudah saja.

Pertama, datangi lokasi proyek perumahan subsidi yang dibangun oleh pengembang.

Generasi milenial yang ingin membeli rumah itu bisa mencari informasi sebanyak-banyaknya sebelum memilih jenis hunian sesuai kemampuan dan kebutuhan.

Setelah itu, pilih skema pembiayaan ke bank dan melakukan pembayaran sesuai ketentuan KPR FLPP.

“Harganya misalnya Rp 140 juta. Pilih rumah yang cocok, lalu bayar uang muka di bank, dan melengkapi syarat-syarat tadi. Bank akan memproses, kalau semua terpenuhi maka bisa langsung akad KPR,” jelas Budi.

Dia mengharapkan semakin banyak milenial yang mau memanfaatkan KPR FLPP karena bunganya rendah, yaitu 5 persen, dan tenor angsuran mencapai 20 tahun.

“Dengan bunga murah dan ditarik jangka waktu panjang maka angsurannya akan kecil. Jadi sangat mudah syaratnya dan bunganya murah,” pungkasnya. 

Bagaimana, mudah kan. Jadi tidak alasan ya kaum milenial meski gaji rendak tidak bisa beli rumah. Optimis Anda tetap bisa punya rumah. Insya Allah.

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *